Artikel
Kapan Saat Terbaik Memperbarui Polis Asuransi Properti Bisnis?
Rabu, 31 Desember 2025
Asuransi properti bisnis sering dianggap sebagai kebutuhan sekali beli. Setelah polis aktif, banyak pemilik usaha merasa urusan perlindungan sudah selesai. Padahal, kondisi bisnis dan nilai aset terus berubah dari waktu ke waktu. Tanpa pembaruan polis secara berkala, perlindungan asuransi bisa menjadi tidak relevan saat risiko benar-benar terjadi.
Mengapa Polis Asuransi Properti Perlu Ditinjau Secara Berkala?
Nilai pertanggungan dalam polis asuransi idealnya mencerminkan nilai riil bangunan dan aset bisnis saat ini. Jika nilai tersebut terlalu rendah (underinsured), klaim yang dibayarkan tidak akan cukup untuk menutup kerugian. Sebaliknya, nilai yang terlalu tinggi juga membuat premi menjadi tidak efisien.
Review polis secara berkala membantu memastikan bahwa perlindungan tetap optimal dan sesuai dengan kondisi bisnis terkini.
Waktu Terbaik untuk Memperbarui Polis Asuransi Properti Bisnis
Berikut beberapa momen penting yang sebaiknya menjadi sinyal untuk melakukan pembaruan polis:
1. Review Tahunan (Minimal Setahun Sekali)
Peninjauan polis setahun sekali adalah praktik yang disarankan. Dalam periode tersebut, biasanya terjadi perubahan harga bangunan, material, dan aset bisnis yang signifikan.
2. Setelah Renovasi atau Perluasan Bangunan
Renovasi, penambahan lantai, atau perluasan area usaha otomatis meningkatkan nilai properti. Jika polis tidak diperbarui, perlindungan asuransi tidak mencerminkan nilai bangunan yang sebenarnya.
3. Penambahan Aset atau Peralatan Usaha
Pembelian mesin baru, peralatan produksi, atau perlengkapan kantor bernilai tinggi perlu dimasukkan ke dalam pertanggungan agar terlindungi dari risiko kebakaran, banjir, atau pencurian.
4. Kenaikan Harga Material dan Biaya Konstruksi
Inflasi dan kenaikan harga material bangunan dapat membuat biaya pembangunan kembali jauh lebih mahal dibandingkan saat polis pertama kali dibuat.
5. Ekspansi atau Perubahan Lokasi Usaha
Pindah lokasi, membuka cabang baru, atau memperluas area operasional juga memerlukan penyesuaian polis agar risiko baru ikut tercover.
Risiko Jika Tidak Memperbarui Polis
Polis yang tidak diperbarui berisiko menyebabkan:
-
Nilai klaim tidak mencukupi saat terjadi kerugian
-
Beban biaya tambahan yang harus ditanggung sendiri oleh bisnis
-
Perlindungan yang tidak sesuai dengan kondisi operasional saat ini
Dalam jangka panjang, hal ini bisa mengganggu arus kas dan keberlangsungan usaha.
Kesimpulan
Memperbarui polis asuransi properti bisnis bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting dalam manajemen risiko. Review tahunan dan pembaruan saat terjadi perubahan signifikan pada aset atau operasional akan memastikan bisnis tetap terlindungi secara optimal.
Asuransi yang baik bukan hanya dimiliki, tetapi juga selalu relevan dengan kondisi bisnis saat ini.
Artikel Lainnya